Desain Arsitektur Rumah Populer yang Harus Diketahui

Setiap orang berkeinginan untuk mempunyai rumah sesuai selera dan keinginan. Dengan mempunyai rumah yang sesuai selera, maka akan lebih nyaman untuk bertempat tinggal. Melakukan berbagai aktivitas pun akan lebih semangat dan produktif tentunya. Tetapi sayangnya tidak semua orang bisa mendesain rumah sesuai dengan keinginan. Namun perkembangan zaman dan ilmu teknologi yang semakin tumbuh berkembang. Membuat banyak orang belajar mengenai desain arsitektur untuk memenuhi kebutuhan banyak orang akan rumah idaman. Adanya bantuan dari jasa arsitektur ini memang sangat menguntungkan banyak orang. Akan tetapi bukan berarti, Anda bisa memilih sembarang arsitektur untuk membantu membuatkan desain rumah. Sebab bisa saja jasa desain arsitektur yang dipilih ternyata masih awam.

11 Desain Arsitektur Rumah yang Paling Populer

Untuk Anda yang ingin mendesain rumah. Ada baiknya untuk mengetahui desain-desain arsitektur rumah yang populer. Desain-desain ini akan menjadi pertimbangan untuk Anda ketika membangun rumah. Diantaranya sebagai berikut ini:

  1. Desain Minimalis

Ciri-ciri dari rumah desain minimalis adalah bentuknya yang sederhana. Yakni berbentuk kotak. Namun gaya desain ini mempunyai nilai keindahan dengan tata ruang sedemikian rupa. Jadi akan tampak lebih lapang. Dari desain minimalis ini bisa ditemukan penggabungan beberapa ruangan sekaligus untuk mendapatkan kesan lapang. Sebagai contohnya ruang tamu dan ruang keluarga, dapur dengan ruang makan. Kesan luas juga bisa diperoleh dengan menghilangkan sekat antar ruangan. Kemudian diganti dengan furniture yang multifungsi. Gaya desain minimalis ini umumnya didominasi warna monokrom. Seperti warna abu-abu, putih, dan hitam.

  1. Desain Tradisional

Di Indonesia, rumah tradisional disebut rumah adat. Indonesia sendiri mempunyai banyak provinsi dan di setiap provinsi mempunyai rumah adat sendiri-sendiri. Konsep rumah tradisional ini bisa ditemukan di daerah pedesaan yang kental dengan adat budaya. Misalnya rumah joglo di Jawa Tengah, rumah gadang di Sumatera Barat, dan lainnya. Sedangkan untuk wilayah perkotaan umumnya sudah menggunakan konsep modern.

  1. Desain Kontemporer

Merupakan gaya desain yang sifatnya fleksibel. Yang mana selalu berubah mengikuti trend di masanya. Desain kontemporer didapatkan dengan memadukan dari berbagai gaya dan variasi. Konsep temporer dapat terus diperbaharui mengikuti munculnya material dan model baru. Di masa kini, gaya kontemporer mengutamakan tampilan ruang yang rapi dan bersih. Juga mengutamakan keaslian bahan. Misalnya kaca dan kayu.

  1. Desain Vintage

Adalah gaya desain rumah yang berbau zaman dahulu atau antik. Dimana rumah dengan konsep vintage ini menggunakan furniture logam. Misalnya furniture besi cor. Furniture logam sendiri mempunyai kesan antik, jadi bisa mendukung tema vintage yang diusung. Tidak hanya furniture logam saja yang dipakai. Tetapi juga menggunakan furniture kayu. Dengan menggunakan furniture kayu maka bisa menghasilkan kesan yang hangat dan alami.

  1. Desain Mediterania

Gaya arsitektur ini cukup banyak diaplikasikan di wilayah tropis dengan cuaca panas dan paparan sinar matahari sepanjang tahun. Konsep rumah ini terinspirasi dari gaya arsitektur Spanyol, Italia, dan Portugal. Di tahun 1918 menjadi tahun pertama diperkenalkannya arsitektur rumah ini. Di tahun 1940, konsep rumah mediterania ini mulai populer. Atap keramik berwarna merah menjadi elemen utama dari rumah berkonsep mediterania ini. Yang mana terinspirasi dari arsitektur Spanyol dan Meksiko.

  1. Desain Mid Century

Desain mid century ini adalah model rumah yang di desain dan dibangun di tahun 1945 – 1980-an. Desain rumah ini awalnya diyakini bisa menjadi salah satu solusi menciptakan perubahan sosial. Yang bisa membuat lingkungan masyarakat jadi lebih baik. Karakteristik yang dimiliki oleh gaya desain mid century adalah jendela kaca besar, ruang terbuka, dan dibangun di bidang datar dengan model bangunan datar juga. Rumah ini bisa memberikan kesan simplisitas dan terintegrasi dengan alam.

  1. Desain The Colonial

Merupakan salah satu desain rumah paling populer di Amerika Serikat. Gaya desain ini merupakan adaptasi dari pengaruh Eropa di abad ke-18. Di masa itu, banyak masyarakat Eropa yang migrasi dan membangun rumah dengan arsitektur dari Eropa. Yang mana disesuaikan dengan kondisi lingkungan serta cuaca di Amerika Serikat. Ciri dari rumah ini adalah bentuknya simetris atau persegi dengan karakteristik pintu masuk rumah di tengah bagian depan rumah. Arsitektur rumah the colonial meliputi dua jendela di sisi kiri dan kanan dari pintu masuk. Dengan menggunakan beberapa jendela di lantai dua dan satu jendela besar di atas pintu masuk. Selain itu juga mempunyai karakteristik atap dengan kemiringan sedang dan tangga sebelah pintu masuk mengarah pada bagian tengah lantai dua.

  1. Desain Victorian

Di desain dan dibangun tahun 1830, yang mana bertepatan dengan masa kerajaan Ratu Victoria. Arsitektur rumah Victorian menjadi populer di abad ke-19 sampai awal dekade abad ke-20. Mempunyai karakteristik desain Victorian ini mempunyai bangunan dua atau tiga lantai dengan atap curam, jendela besar yang mengaplikasikan kaca patri. Juga menggunakan ubin dari tanah liat. Ciri khas dari rumah ini adalah berbentuk bangunan asimetris dengan dekorasi antik dipadukan warna cerah.

  1. Desain The Federal

Untuk desain satu populer di akhir abad ke-18, yang mana evolusi daya gaya Georgian. Dimana identik dengan masyarakat Eropa. Alasan mengapa dinamakan federal adalah karena di masa tersebut rumah dengan gaya arsitektur ini populer. Sistem pemerintahan federal di Amerika Serikat sedang dikembangkan. Arsitektur rumah ini banyak mengadaptasi arsitektur Yunani & Romawi. Yang mana arsitektur rumah berbentuk bangunan persegi atau persegi panjang dengan dua atau tiga lantai. Dimana masing-masing lantai mempunyai 2 kamar.

  1. Desain Industrial

Merupakan salah satu gaya desain rumah yang cukup unik. Konsep industrial ini mengekspos elemen-elemen struktur bangunan seolah setengah jadi tetap tampak edgy. Pemakaian material metal, dinding bata, lantai semen, dan perabot warna netral menjadi ciri dari konsep rumah industrial ini. Hiasan dinding dari Filmaria pernah dipakai customer yang mempunyai gaya rumah industrial. Yang mana hiasan dinding tersebut dimanfaatkan untuk mendukung konsep desain industrial yang diterapkan.

  1. Desain Tropical

Seperti diketahui bahwa Indonesia adalah negara tropis. Jadi konsep rumah tropical cocok untuk iklim Indonesia. Rumah dengan konsep tropical biasanya identik dengan balkon/selasar untuk area santai. Kemudian ada jendela lebar dan besar, serta pemakaian kisi-kisi kayu sebagai penghalang sinar matahari. Dengan begitu rumah ini akan lebih sejuk jika dibandingkan dengan rumah lainnya.

Nah itulah beberapa desain arsitektur rumah populer dari zaman dulu sampai sekarang. Di zaman ini, setiap orang pastinya mempunyai desain rumah yang menjadi favorit. Inilah yang membuat gaya arsitektur semakin beragam. Tidak hanya fasad saja, tetapi juga bagian interior pun menjadi impian. Jika Anda sudah menentukan ingin memiliki rumah bergaya desain seperti apa. Maka selanjutnya adalah memilih jasa desain rumah untuk diajak kerja sama. Pastikan untuk tidak salah dalam memilih, karena akan berpengaruh pada tampilan rumah nantinya.